selamat Membaca

Selasa, 26 November 2013

Beberapa negara di dunia yang memiliki acces internet tercepat yaitu di negara :


  1. Korea Selatan
Korea Selatan telah lama dinobatkan sebagai negara dengan koneksi internet tercepat di dunia. Penetrasi pengguna internet di negeri Ginseng itu sangat tinggi, 94% masyarakat Korea Selatan terkoneksi dengan internet cepat.
Pemerintah Korea Selatan berjanji akan memberi akses internet 1 Gigabyte per detik kepada warganya, pada akhir tahun 2012.
  1. Filandia
Pada 2010, Finlandia jadi negara pertama di dunia yang memberi hak hukum akses internet broadband (pita lebar) kepada warganya. Seluruh warga negara, sebanyak 5,3 juta jiwa, dijamin mendapat koneksi internet cepat.
Pemerintah Finlandia tak berhenti sampai di situ, mereka berencana meningkatkan hak hukum akses internet 100Mb layanan broadband pada akhir 2015.
  1. Swedia
Kecepatan internet broadband di Swedia lebih cepat dua kali lipat dibandingkan Amerika Serikat. Penelitian yang dilakukan Yayasan New Amerika mencatat, biaya internet broadband di Swedia relatif murah yakni 13,3 dollar AS.
  1. Jepang
Jepang dikenal sebagai negara dengan biaya internet termurah di dunia. Pemerintah Jepang menawarkan insentif pajak murah kepada perusahaan untuk berinvestasi di kabel serat optik.
"Orang Jepang selalu berpikir jangka panjang," kata seorang konsultan teknologi harian The New York Times pada 2007 silam. "Jika mereka berpikir mereka akan mendapat keuntungan dalam 100 tahun, mereka akan berinvestasi untuk anak-cucu mereka. Ada sedikit kebangaan nasional mereka tidak melihat ke Barat."
  1. Perancis
Perancis termasuk negara yang menyatakan bahwa internet adalah "hak asasi manusia."
Menurut studi yang dilakukan Berkman Center for Internet & Society Universitas Harvard, biaya internet broadband di Perancis tergolong yang paling terjangkau. Penyedia jasa internet di Perancis bersaing menawarkan harga kompetitif, namun layanannya tetap prima.

Survey juga menunjukan negara-negara di dunia lainnya juga tercatat sebagai negara yang memiliki acces internet tercepat dan termurah !! 
 







Dengan keterangan tersebut tentunya kita merasa minder,kenapa acces di Indonesia relatif mahal dan lambat,tentunya kita bertanya-tanya,
tapi ada beberapa 7 faktor yang menyebabkan itu,anatara lain :


1. Belum Memiliki Koneksi Internasional

Indonesia tidak memiliki koneksi langsung ke jaringan Internasional atau biasa disebut Tier-1 yang berpusat di Amerika,Sehingga koneksi internet harus melalui beberapa negara terlebih dahulu seperti Singapura,Hongkong, Hawai, dan berakhir di Amerika, dikarenakan mahalnya koneksi maka satu jalur koneksi harus dibagi ke beberapa user sehingga menyebabkan koneksi lambat, jika Indonesia memiliki koneksi langsung ke Tier-1 maka negara-negara seperti yang disebutkan diatas mendapatkan pesaing, sehingga harga bandwith saling berkompetisi. Disamping itu untuk layanan internet yang berbasis satelit, harus menggunakan satelit dalam negeri seperti contohnya 2 operator seluler yang menyediakan layanan internet (sengaja tidak saya sebutkan) yang notabene tarifnya mahal. Sebagai perbandingan tarif internet Indonesia 48 kali lebih mahal daripada Singapura.

2. Tingginya Tingkat Pengguna Internet di Indonesia

Indonesia tercatat sebagai Negara dengan pengguna Internet terbanyak ke-8 di dunia, dan untuk wilayah Asia Pasifik,  Indonesia berada di  posisi ke-4 setalah Tiongkok (cina), India, dan Jepang. Hampir ¼ atau sekitar 22.4% dari seluruh total populasi Indonesia adalah pengguna Internet. Hal merupakan salah satu factor yang membuat lambatnya biaya Internet di Indonesia, karena dengan tingginya pengguna Internet maka pembagian jaringan internet menemui titik limitnya, dan otomatis koneksi Internet pun akan lambat.

3. Perusahaan Operator Seluler Penyedia Layanan Internet di Indonesia Sangat Banyak

Pemerintah di Negara-negara lain di luar Indonesia sangat selektif dalam hal memberikan ijin bagi operator baru yang ingin membuka sebuah perusahaan dan biasanya tidak lebih dari 5 perusahaan operator yang beroperasi. Tidak sama halnya di Indonesia,  kini terhitung kurang lebih ada 9 operator seluler di Indonesia. Ini menyebabkan jaringan internet tidak efisien , karena masing-masing operator akan mendapatkan spekturm jaringan yang sangat kecil karena harus berbagi dengan operator lainnya yang ikut bersaing dalam hal menyediakan layanan koneksi internet. Dan sebagai dampaknya kualitas koneksi internet yang di dapatkan oleh konsumen yang berlangganan akan lambat.

4. Persaingan Promo Antar Operator Seluler Penyedia Layanan Internet

Selain banyaknya jumlah operator seluler penyedia layanan internet di Indonesia, program promosi-promosinya pun juga mempengaruhi tingkat kecepatan koneksi Internet di Indonesia. Wajar apabila koneksi internet di Indonesia sangat lambat karena program,-program promosi tersebut yang bertujuan menjaring pelanggan cenderung membuat kualitas jaringan menurun. Dan juga besar biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen sebanding dengan kualitas jaringan yang mereka terima, sehingga patokan harga ala operator tersebut sudah membudaya.

5. Kondisi Geografis Indonesia

Indonesia adalah  negara kepualan yang memiliki pulau terbanyak di dunia. Tercatat lebih dari 13 ribu pulau berada di kawasan Indonesia yang terbentang seluas 1.9 km2, serta ciri khas wilayah Indonesia yang berbukit dan berlembah menjadi masalah bagi operator penyedia jaringan internet dalam membangun infrastruktur jaringan internet. Intinya, mereka membutuhkan biaya yang relative besar dalam membangun infrastruktur tersebut dibandingkan dengan wilayah dengan medan geografis yang normal, hal inilah salah satu factor penyebabyang lambat dan mahalnya biaya internet di Indonesia.

6. Biaya hosting Server berbayar  Indonesia Masih Mahal

Bila diantara anda ada yang pernah ingin ataupun sudah membangun sebuah website dengan menggunakan hosting server, tentu anda mengetahui jika biaya dengan server lokal lebih mahal dibandingkan server luar negeri. Memeang benar bahwa kecepatan server hosting di luar Indonesia lambat namun dengan harga yang murah, inilah yang mebuat kebanyakan para webmaster Indonesia lebih memilih server hosting luar negeri untuk menghemat biaya. Sehingga pengguna internet dari Indonesia yang kebetulan berkunjung ke website dengan layanan hosting luar negeri  akan merasakan lambatnya loading website tersebut.

7. Mahalnya Biaya Hak Penyelenggaraan (BHP)

Perushaan operator seluler di Indonesia diwajibkan membayar BHP atau Biaya Hak Penyelenggara dengan nilai nominal yang sangat tinggi. Hal ini membuat perusahaan-perusahaan tersebut berpikir agar tidak terjadi kerugian, maka mereka melakukan segala cara yang efisiensi agar modal mereka bisa kembali. Dampaknya lagi-lagi tertuju pada konsumen atau pelanggan yang otomatis harus membayar mahal juga terhadap jasa internet yang disediakan perusahaan opearotor seluler tersebut. Sisi nengatif laiinya dari tingginya biaya BHP adalah terhambatnya perkembangan teknologi yang di bangun dibangun oleh operator seluler, misalkan teknologi 3G (ROI) yang katanya belum kembali modal, otomatis investasi operator pada teknologi berikutnya seperti  4G/LTE  jelas tidak mungkin dilakukan.
 
itulah penyebabnya,jadi untuk waktu untuk kedapanya kita mengharapkan perubahan biaya internet akan cepat dan murah,supaya tidak ada hambatan rakyat Indonesia bisa mengetahui perkembangan dunia,,
 
inilah posting kali ini,semoga bermanfaat,tahks